RSS

Microsoft Magic...

Sunday, September 16, 2007

Sebenarnya saya juga baru tahu trik-trik ini, setelah mencoba kita akan menemukan hal-hal yang tidak pernah di duga sebelumnya...

ajaib nomer 1.
-------------
coba bikin folder baru dengan nama "CON" tanpa kutip ya..

ajaib nomer 2.
-------------
> buka notepad
> ketik "bush hid the facts" tanpa kutip ya
> save dimana aja.. namain terserah deh..
> coba buka lagi deh..

ajaib nomer 3.
-------------
> buka microsoft word
> tulis =rand (200, 99)
> teken ENTER

Nah gimana hasil coba-coba nya,, keren kan...

Bocah 9 tahun jadi mahasiswa...

Bocah Indonesia March Boedihardjo mencatatkan diri sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hongkong (HKBU). Pihak universitas harus berdiskusi antardepartemen dan juga dengan orang tuanya, sebelum memutuskan menerima bocah sembilan tahun itu menempuh pendidikan di sana .. "Hasil tes tulis dan wawancara sangat baik," jelas Presiden HKBU Profesor Franklin Luk saat jumpa pers bersama March.

March akan memulai kuliah bulan depan bersama rekan-rekan yang usianya rata-rata sepuluh tahun lebih tua darinya. Bila lulus nanti, March akan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi matematika.

Karena keistimewaannya itu, perguruan tinggi tersebut menyusun kurikulum khusus untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun. "Dengan niat mengembangkan kepintaran akademik, pertumbuhan personal, dan kehidupan kampus, kami menyusun peta pembelajaran yang terbaik untuk March. Cara ini bisa mendorong March untuk memperkaya kemampuan," sambung Luk.

Ayah March, Tony Boedihardjo, menjelaskan, sebenarnya mereka sudah melamar ke beberapa universitas lain di Hongkong. Di antaranya Universitas of Hongkong, Hongkong University of Science and Technology, dan Chinese University of Hongkong. "Namun, universitas- universitas itu belum memberikan jawaban," kata Boedihardjo.

Selama jumpa pers, bocah cerdas itu tidak lepas dari perilaku kanak-kanaknya. Beberapa kali dia bergurau dengan membuat tampang lucu dan bermain-main dengan mikrofon.

Ketika ditanya tentang cara beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru, March mengaku tidak pernah cemas berhadapan dengan teman sekelas yang lebih tua darinya. "Ketika saya di Oxford , semua rekan sekelas saya berusia di atas 18 tahun dan kami kerap mendiskusikan tugas-tugas matematika," kisahnya.

March memang menempuh pendidikan menengah di Inggris. Hebatnya, dia masuk dalam kelas akselerasi, sehingga hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan setingkat SMA itu.

Untuk menentukan kelulusan, dia harus menempuh ujian akhir A-level (advanced level). Hasilnya, dia mendapat dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B untuk statistik.

Tidak cukup di situ. Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA), ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar yang menempati peringkat teratas A-level. Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut.

Dalam lima tahun ke depan, March akan melewati hari-harinya untuk mempelajari bahasa, pendidikan fisika, komputer, agama, dan filosofi. Selain itu, pihak universitas mendorong March untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemahasiswaan plus aktivitas kesenian yang digelar di kampus. Dengan demikian, dirinya mendapat pengalaman penuh sebagai mahasiswa.

sumber : http://www.jawapos. co.id

tes

Saturday, September 15, 2007

Greenpeace video on Chernobyl

Ramadhan

Monday, September 10, 2007




Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)

Udah lama g ngeblog

Monday, September 3, 2007

waduh dah lama banget ni saya ga ngeblog, terakhir postingannya bulan mei di saat blog temen2 saya udah banyak mengalami perkembangan pesat blog saya cuma jalan di tempat gini. Mulai hari ini saya akan mencoba lagi 'bercinta' dengan blog ini setelah lama di uekin hehehe...

Gugatan main-main...

Monday, May 7, 2007

Sebuah penghargaan bernama Stella Award diberikan untuk gugatan paling "main-main" di AS. Mereka mendapat ganti rugi besar justru karena ulah dan kekonyolannya sendiri. Dan pemenangnya adalah yang paling gila dan nekat!

Stella Award juga sebagai penghargaan untuk para juri di negara tersebut.

Nama Stella Award sendiri berasal dari Stella Liebeck. Nenek berusia 81 tahun ini menumpahkan kopi yang dibelinya di McDonald ke dirinya sendiri.

Liebeck menggugat McDonald dan dinyatakan menang. Kasus Stella mengilhami pemberian penghargaan ini. Penghargaan ini juga disponsori oleh organisasi pengacara AS.

Para kandidat untuk Stella award tahun ini adalah:

KANDIDAT PERTAMA, Kathleen Robertson dari Texas.
Robertson memenangkan ganti rugi dari dewan juri sebesar AS$780.000 setelah ia menggugat sebuah toko furnitur. Robertson menggugat toko itu karena pergelangan kakinya patah setelah tersandung anak laki-laki yang berlarian di dalam toko tersebut.
Pemilik toko furnitur sangat terkejut terhadap isi putusan tersebut, mengingat anak lelaki yang "badung" itu adalah anak kandung Robertson sendiri.

KANDIDAT KEDUA adalah Carl Truman dari Los Angeles.
Pria berusia 19 tahun ini memenangkan ganti rugi sebesar AS$74.000 dan biaya perawatan kesehatan setelah tetangganya melindas tangannya dengan Honda Accord. Truman tampaknya tidak menyadari bahwa tetangga pemilik Accord tersebut sedang berada di balik setir mobil itu ketika Truman berusaha mencuri velg mobil tersebut.

KANDIDAT NOMOR TIGA adalah Terrence Dickson dari Bristol, Pennsylvania.
Dickson sedang berusaha meninggalkan rumah yang baru saja ia rampok dengan melewati pintu garasi. Namun, ia tidak bisa membuat pintu garasi otomatis itu membuka ke atas karena pintu itu sedang rusak. Dickson juga tidak bisa kembali ke rumah itu. Karena ketika ia menutup pintu yang menghubungkan garasi dengan rumah, pintu itu terkunci secara otomatis. Karena keluarga pemilik rumah sedang berlibur, Dickson terkunci di garasi selama delapan hari dan bertahan hidup dengan meminum Pepsi dan
sekantung besar makanan anjing yang ia temukan di garasi.
Dickson--sang maling apes itu--menggugat asuransi pemilik rumah dan mengklaim bahwa kejadian itu mengakibatkan ia menderita gangguan mental yang hebat. Dewan juri sepakat untuk memberi Dickson AS$500.000.

KANDIDAT KEEMPAT adalah Jerry Williams dari Little Rock, Arkansas.
Ia memenangkan ganti rugi AS$14.500 dan biaya perawatan kesehatan setelah bokongnya digigit oleh anjing tetangga. Anjing itu sendiri terantai di teras tetangganya.

Award tersebut layak untuk diberikan kepada Williams. Juri berpendapat bahwa anjing tersebut mungkin sedikit terpengaruh oleh tindakan William yang saat itu menembaki anjing itu dengan senapan angin berkali-kali.

KANDIDAT KELIMA adalah Amber Carson dari Lancaster, Pennsylvania.
Sebuah restoran di Philadelphia diperintahkan untuk membayar pada Carson sebesar AS$113.500 setelah ia terpeleset genangan minuman ringan yang menyebabkan tulang lengannya patah. Minuman itu bisa berada di lantai karena Carson melempar minuman itu pada pacarnya ketika bertengkar 30 menit sebelumnya.

KANDIDAT NOMOR ENAM adalah Kara Walton dari Delaware.

Walton sukses menggugat sebuah night club ketika ia terjatuh ke lantai dari jendela WC
umum night club tersebut. Kejadian itu menyebabkan patahnya dua gigi depan Walton.
Kejadian itu terjadi ketika ia mencoba menyelinap melalui jendela C demi menghindari membayar cover charge sebesar AS$3.50. Ia dianugerahi ganti rugi sebesar AS$12.000 dan biaya perawatan gigi.

DAN PEMENANGNYA adalah Merv Grazinsky dari Oklahoma City.

Pada November 2001, Grazinsky membeli sebuah mobil caravan Winnebago sepanjang
sekitar 9 meter. Dalam perjalanan pertamanya menuju rumah, ia melewati jalan tol, Ia menyetel radio sambil menyetir dengan kecepatan pada 70 mph. Lalu dengan santai, Grazinsky meninggalkan kursi supir ke belakang untuk membuat secangkir kopi.

Tidak mengherankan, kendaraan itu keluar dari jalan tol, menabrak, dan terguling. Grazinsky menggugat Winnebago karena tidak menyebutkan dalam buku petunjuk bahwa kendaraan itu tidak bias melakukan hal tersebut. Ia mendapat ganti rugi sebesar AS$1.750.000 plus sebuah Winnebago baru.

Akibat kasus ini, Winnebago akhirnya mengubah buku petunjuknya. Dengan aksi "nyleneh"-nya, Grazinsky jadi kaya raya. Padahal, ulahnya bisa membahayakan
pengemudi lain di jalan tol. Entah, bagaimana jadinya jika Grazinsky melakukannya di jalan tol Jagorawi. Atau jika ada perampok apes seperti Dickson di Indonesia, bisa-bisa sudah bonyok duluan.